HAMPIR dua pertiga pemimpin negara atau presiden di dunia tidak bisa melepaskan diri dari media sosial. Demikian kesimpulan peneliti dari firma humas Burson-Marsteller setelah meneliti media sosial Twitter secara global.
Dari 264 pemimpin dunia yang memiliki akun Twitter saat itu, hanya 30 yang mengoperasikannya secara pribadi. Secara keseluruhan, peneliti menemukan lebih dari 350 ribu kicauan yang dikeluarkan para pemimpin negara. Di sisi lain, sepertiga dari para pemimpin dunia itu tidak saling berlangganan akun Twitter pemimpin negara sahabat.
"Enam belas dari pemimpin-pemimpin G20 (ditemukan) aktif menggunakan Twitter untuk diplomasi publik," kata Matthias Luefkens, pemimpin firma.
Data itu dikumpulkan peneliti pada Juli 2012 dengan memperhatikan 30 variabel. Pemimpin firma, Matthias Luefkens, menegaskan penelitian mereka tidak terikat dari Twitter. Luefkens menyatakan para politikus lebih banyak memanfaatkan media sosial selama kampanye pemilu dan cenderung statis setelah mereka terpilih.
0 Response to "Presiden dan Media Sosial"
Posting Komentar